Pages

Rabu, 01 Oktober 2014

Cara pemasaran online

SALAH SATU CARA PEMSARAN ONLINE ADALAH
1.MEDIA SOSIAL
2SITUS ATAU WEB/BLOG
SAYA AKAN MEMPERSENTASIKAN TENTANG CARA PEMSARAN ONLINE MELALU MEDIA BLOGGER
PERTAMA DALAM MEBUAT PEMASARAN CARA INI KITA HARUS PUNYA MEDIA BLOG TERSEBUT

YAITU AKON BLOG
LANGKAH PERTAMA MENDAFTAR EMAIL YAITU @GMAIL

LANGKAH KE DUA MEMBUAT BLOG
INI ADALAH CONTOH BLOG YANG SUDAH JADI

LANGKAH KETIGA MENGISI DAN DATA JUALAN KITA DI BLOG

LANGKAH TERAKHIR ADLAH MEMPROMOSIKAN BLOG KITA MELALUI MEDIA SOSIAL ATAU LAIN NYA

Selasa, 30 September 2014

Display produk

MENATA PRODUK

 

Pengertian Menata Produk
Penataan produk atau yang sering kita kenal dengan istilah display adalah suatu cara penataan produk terutama produk barang yang diterapkan oleh perusahaan tertentu dengan tujuan untuk menarik minat konsumen. Untuk memperjelas arti dari display tersebut, William J.Shultz, “Display consist of simulating customers attention and interest in a product or a store, and desire to buy the product or patronize the store, through direct visual appeal”. Display adalah suatu cara mendorong perhatian dan minat konsumen pada toko atau barang dan mendorong keinginan membeli melalui daya tarik penglihatan langsung ( direct visual appeal ).
Pelaksanaan display yang baik merupakan salah satu cara untuk memperoleh keberhasilan self service dalam menjual barang–barang. Hal ini dapat dilihat di supermarket. Adapun tujuan display digolongkan sebagai berikut :
1. Attention dan Interest Customer
Attention dan interest customer , yaitu untuk menarik perhatian pembeli dilakukan dengan cara menggunakan warna-warna, lampu-lampu, dan sebagainya.
2. Desire dan Action Customer
Desire dan action customer , yaitu untuk menimbulkan keinginan memiliki barang-barang yang dipamerkan di toko tersebut, setelah memasuki toko, kemudian melakukan pembelian.
Selanjutnya, display dibagi kedalam beberapa bagian yaitu:
1. Window Display
Memajangkan barang-barang, gambar-gambar kartu harga, simbol-simbol, dan sebagainya dibagian depan toko yang disebut etalase.
2. Interior Display
Memajangkan barang-barang, gambar-gambar, kartu-kartu harga, dan poster-poster di dalam toko. Interior display dibagi dalam beberapa bagian yaitu sebagai berikut:
a. Open display
Open display, yaitu barang-barang dipajangkan pada suatun tempat terbuka sehingga dapat dihampiri dan dipegang, dilihat dan diteliti oleh calon pembeli tanpa bantuan petugas pelayanan, misalnya self display, island display (barang-barang diletakkan diatas lantai dan ditata dengan baik sehingga menyerupai pulau-pulau).
b. Closed display
Closed display, yaitu barang-barang dipajangkan dalam suasana tertutup. Barang-barang tersebut tidak dihampiri tidak dipegang atau diteliti oleh calon pembeli, kecuali atas bantuan petugas pelayanan. Hal ini bertujuan untuk melindungi barang dari kerusakan, pencurian.
c. Architechtural Display
Architectural display, yaitu memperlihatkan barang-barang dalam penggunaannya, misalnya di ruang tamu, di kamar tidur, di dapur dengan perlengkapannya. Cara ini dapat memperbesar daya tarik karena barang-barang dipertunjukkan secara realistis.
3. Exterior Display
Memajangkan barang-barang di luar toko, misalnya pada waktu mengadakan obral dan pasar malam. Display ini mempunyai beberapa fungsi, antara lain:
a. Memperkenalkan suatu produk secara cepat dan ekonomis.
b. Membantu para produsen yang menyalurkan barang-barangnya dengan cepat dan ekononomis.
c. Membantu mengkoordinasikan Advertising dan Merchandising.
d. Menyebabkan adanya kontinuitas skema dan tema warna dari pembungkus.
e. Membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, misalnya pada hari raya, ulang tahun.
Selain ketiga macam display yang telah diuraikan di atas, perlu juga diperhatikan beberapa hal dalam display, yaitu sebagai berikut:
a. Store Design dan Decoration
Store design dan decoration, yaitu tanda-tanda yang berupa diantaranya simbol-simbol, lambing-lambang, poster-poster, gambar-gambar, bendera-bendera, dan semboyan. Tanda-tanda ini diletakkan di atas meja atau digantung di dalam toko. Store design tersebut digunakan untuk membimbibing calon pembeli kearah barang dagangan dan member keterangan kepada mereka tentang penggunaan barang-barang tersebut. “decoration” pada umumnya digunakan dalam rangka peristiwa khusus, seperti penjualan pada saat-saat hari raya, natal, dan tahun baru.
b. Dealer Display
Dealer display, yaitu penataan yang dilaksanakan dengan cara wholesaler yang terdiri atas simbol-simbol dan petunjuk-petunjuk tentang penggunaan produk. Dengan memperlihatkan kegunaan produk dalam gambar dan petunjuk, maka display ini juga memberi peringatan kepada para petugas penjualan agar mereka tidak memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan petunjuk yang ada dalam gambar tersebut.

cara pemasaran online

Cara Mempromosikan (Memasarkan) Produk / Usaha Di Internet

 

Memaksimalkan bisnis yang kita miliki sangat banyak caranya, melakukan promosi di offline (dengan memasang iklan di koran, dan lainnya) dan juga melakukan promosi di bidang online (dari internet) yang sering juga disebut dengan internet marketing.

Internet marketing tersebutlah yang beberapa hari lalu saya lakukan, teman-teman semua tau kan bahwa pekerjaan sebenarnya saja adalah di bidang internet marketing, yaitu jasa seo www.halamansatu.com. Oleh karena itu melakukan internet marketing atau promosi di internet sudah menjadi keahlian saya.

Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana langkah-langkah untuk melakukan promosi di dunia internet ini?, berikut adalah gambaran dasarnya...

1. Melakukan promosi di social media seperti facebook dan twitter. Memiliki akun facebook dan juga twitter tentunya harus kita manfaatkan secara maksimal apabila kita ingin mendapatkan uang di internet. Carilah follower atau teman yang banyak di facebook dan kemudian arahkan secara perlahan mengenai bisnis yang sedang kamu jalani. Lambat laun kamu bisa membangun komunitas sendiri untuk bisnis yang kamu miliki.

2. Melakukan promosi dengan cara walking to other blog yang sejenis, cara ini termasuk cara yang sangat tradisional dan tergolong cukup efektif. Kamu bisa mencari blog atau website yang sejenis atau yang membahas tentang bisnis yang sedang kamu jalani kemudian meninggalkan komentar pada website atau blog tersebut. Lakukanlah cara ini dengan cara yang sopan.

3. Cara ketiga yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara SEO (search engine optimization), yaitu optimasi agar website kamu berada di posisi yang baik pada search engine seperti google ketika seseorang mengetikkan kata kunci atau keyword yang telah kita targetkan. Cara ini tentuya adalah cara yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan kita melalui internet. Kamu bisa membaca artikel tentang seo pada blog saya ini.

4. Cara selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memasang iklan di situs iklan baris gratis (online). Ada banyak situs iklan baris gratis yang bisa kita manfaatkan / gunakan. Semakin banyak iklan baris yang kita gunakan, maka iklan bisnis kita pun akan semakin tersebar di internet. Misalnya kita ingin memasang di 10, 100 atau bahkan 1000 situs iklan baris gratis. Wah cape donk kalau pasang iklan di ratusan atau bahkan ribuan situs iklan baris hehee. Jangan khawatir, kini ada software yang akan membantu kita untuk memasang iklan di banyak situs iklan baris gratis. Nama softwarenya adalah software PasangIklan yang beramat di www.pasangiklan.co.id . Teman-teman bisa mendaftar menjadi member www.pasangiklan.co.id dan lalu submit iklan anda, iklan akan tampil di lebih dari 1000 situs iklan baris secara otomatis. Sangat mudah bukan, biaya untuk menjadi member pasangiklan.co.id sangat murah, hanya mulai dengan Rp.30.000 saja kok. Untuk informasi lengkapnya, silahkan langsung ke www.pasangiklan.co.id

Kamis, 25 September 2014


 SEGMENTASI PASAR
Pengertian segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah pengelompokkan pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dpilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk. Agar segmentasi pasar atau pengelompokkan pasar dapat berjalan dengan efektif maka harus memenuhi syarat-syarat pengelompokkan pasar sebagai berikut :
1. Measurability, yaitu ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.
2. Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.

Pada hakekatnya setiap perusahaan yang menjual barang dan jasa hendaknya perlu melakukan segmentasi pasar (market segmentation). Lalu timbul suatu pertanyaan. Apa definisi atau pengertian segmentasi pasar (market segmentation)? dan apa pula tujuan segmentasi pasar (marketing segmentation) itu? Morrison memberikan definisi atau pengertian tentang market segmentation (segmentasi pasar) dengan mengatakansebagai berikut : “Market segmentation is the division of the overall market for a service into groups with common characteristics” Atau dalam terjemahan bebasnya (bahasa Indonesia) dikatakan bahwa segmentasi pasar (market segmentation) merupakan pembagian dari keseluruhan pasar untuk suatu pelayanan dalam kelompok-kelompok dengan karakteristik umum. Segmentasi pasar (marketing segmentation) merupakan suatu langkah awal pemasaran (marketing) untuk membagi-bagi berbagai macam konsumen yang ada di pasar dan memilih salah satu bagian dari segmen tersebut yang akan dijadikan target pemasaran (Marketing Target). Yang dimaksud dengan target pemasaran (Marketing Target) di atas adalah jenis konsumen yang dipilih merupakan tujuan pemasaran (marketing goals) paket outbound tour. Tujuan utama segmentasi pasar (Market Segmentation) adalah untuk merangsang semua pelanggan yang berpotensial. Pemasaran (marketing) yang tidak memiliki target adalah sia-sia, karena ada banyak kelompok pelanggan yang mungkin tidak tertarik untuk membeli jasa yang dijual. Inti dari suatu pemasaran (marketing) yang baik adalah mengambil satu segmen yang paling menarik dalam pelayanan yang spesifik dan mengaplikasikan unsur-unsur pemasaran terhadap segmen tersebut. Segmentasi (segmentattion) mencakup beberapa analisis sebagai berikut, segmen pasar (market segment) mana yang menjadi target pasar (market target)? Apa yang pelanggan inginkan dari jenis pelayanan yang dijual? Bagaimana cara terbaik untuk menyusun unsur-unsur pemasaran dalam memenuhi berbagai keinginan dan kebutuhan mereka? Di mana pelayanan tersebut dipromosikan? Dan kapan pelayanan itu dipromosikan?

 Pembagian segmen pasar:
1. Segmentasi pasar konsumen
Yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic), kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukkan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.

2. Segmentasi pasar bisnis
Yaitu membentuk segmen pasar dengan memperhatikan tanggapan konsumen (consumer responses) terhadap manfaat yang dicari, waktu penggunaan, daan merek.

3. Segmentasi pasar yang efektif (Fandy Ciptono, 2001)

* Dapat diukur (measurable), ukuran, daya beli, profil segmen;
* Besar segmen (subtantial): cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani;
* Dapat dijangkau (accessible): dapat dijangkau dan dilayani secara efektif;
* Dapat dibedakan (differentiable): secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran;
* Dapat diambil tindakan (actionable): program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tersebut.

Evaluasi terhadap segmen pasar adalah adanya pertumbuhan segmen, daya tarik struktur segmen secara keseluruhan dan SDM, serta tujuan dan sumber daya perusahaan apakah perusahaan berinvestasi dalam segmen tersebut atau tidak

Penentuan Target Pasar
Konsentrasi segmen tunggal
Perusahaan memilih berkonsentrasi pada segmen tertentu. Hal itu dilakukan karena dana yang terbatas, segmen tersebut tidak memiliki pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya.

Spesialisasi selektif
Perusahaan memilih sejumlah segmen pasar yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta sumber daya yang dimiliki.

Spesialisasi pasar
Perusahaan memusatkan diri pada upaya melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu.

Spesialisasi produk
Perusahaan memusatkan diri pada pembuatan produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai segmen pasar.

Pelayanan penuh (full market coverage)
Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan. Hanya perusahaan besar yang mampu menerapkan strategi ini, karena dibutuhkan sumber daya yang sangat besar.

Pengertian Positioning
Positioning berhubungan dengan upaya identifikasi, pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta unik. Dengan demikian, produk dan jasa perusahaan dipersepsikan lebih superior dan khusus (distinctive) dibandingkan dengan produk dan jasa pesaing dalam persepsi konsumen.

Fokus utama positioning adalah persepsi pelanggan terhadap produk yang dihasilkan dan bukan hanya sekedar produk fisik. Keberhasilan positioning sangat ditentukan oleh kemampuan sebuah perusahaan untuk mendeferensiasikan atau memberikan nilai superior kepada pelanggan. Nilai superior sendiri dibentuk dari beberapa komponen.

Sedangkan kunci utama keberhasilan positioning terletak pada persepsi yang diciptakan dari: persepsi perusahaan terhadap dirinya sendiri, persepsi perusahaan terhadap pesaing, persepsi perusahaan terhadap pelanggan, persepsi pesaing terhadap dirinya sendiri, persepsi pesaing terhadap perusahaan, persepsi pesaing terhadap pelanggan, persepsi pelanggan terhadap dirinya sendiri, persepsi pelanggan terhadap perusahaan, dan persepsi pelanggan terhadap pesaing.

Pengertian Deferensiasi
Deferensiasi yang kompetitif adalah tindakan merancang satu perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari lawan/pesaing. Deferensiasi bisa berdasarkan "produk" yang ditawarkan dengan berbagai keistimewaan, penambahan pelayanan, peningkatan kualitas, kemudahan pelanggan, dll. Deferensiasi "personil" dengan cara mempekerjakan atau melatih orang-orang yang lebih baik dari pesaing mereka. Sedangkan deferensiasi "saluran" yaitu perusahaan mencapai deferensiasi dengan cara membentuk saluran distribusi, terutama jangkauan, keahlian, dan kinerja saluran tersebut. Diferensiasi "citra" adalah persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produk.


 Manfaat dan Kelemahan Segmentasi
Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991).
Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.
Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.
Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Segmentasi

Pengusaha yang melakukan segmentasi pasar akan berusaha mengelompokkan konsumen kedalam beberapa segmen yang secara relatif memiliki sifat-sifat homogen dan kemudian memperlakukan masing-masing segmen dengan cara atau pelayanan yang berbeda.
Seberapa jauh pengelompokkan itu harus dilakukan, nampaknya banyak faktor yang terlebih dahulu perlu dicermati. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Variabel-Variabel Segmentasi
Sebagaimana diketahui bahwa konsumen memiliki berbagai dimensi yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Penggunaan dasar segmentasi yang tepat dan berdaya guna akan lebih dapat menjamin keberhasilan suatu rencana strategis pemasaran. Salah satu dimensi yang dipandang memiliki peranan utama dalam menentukan segmentasi pasar adalah variabel-variabel yang terkandung dalam segmentasi itu sendiri, dan oleh sebab ituperlu dipelajari.
Dalam hubungan ini Kotler (1995) mengklasifikasikan jenis-jenis variabel segmentasi sebagai berikut:
1.Segmentasi Geografi
Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara, propinsi, kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi dengan segmentasi ini, pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus dipasarkan.
2. Segmentasi Demografi
Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak, remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama dan keturunan
misalnya: Jawa, Madura, Bali, Manado, Cina dan sebagainya.
3. Segmentasi Psikografi
Pada segmentasi ini pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan:
a. Status sosial, misalnya: pemimpin masyarakat, pendidik, golongan elite, golongan menengah, golongan rendah.
b. Gaya hidup misalnya: modern, tradisional, kuno, boros, hemat, mewah dan sebagainya.
c. Kepribadian, misalnya: penggemar, pecandu atau pemerhati suatu produk.
4. Segmentasi Tingkah Laku
 

Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar.
Segmentasi perilaku dapat diukur menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Manfaat yang dicari
Salah satu bentuk segmentasi yang ampuh adalah mengelompokkan pembeli menurut manfaat berbeda yang mereka cari dari produk. Segmentasi manfaat menuntut ditemukannya manfaat utama yang dicari orang dalam kelas produk, jenis orang yang mencari setiap manfaat dan merek utama yang mempunyai setiap manfaat. Perusahaan dapat menggunakan segmentasi manfaat untuk memperjelas segmen manfaat yang mereka inginkan, karakteristiknya serta merek utama yang bersaing. Mereka juga dapat mencari manfaat baru dan meluncurkan merek yang memberikan manfaat tersebut.
2. Status Pengguna
Pasar dapat disegmentasikan menjadi kelompok bukan pengguna, mantan pengguna, pengguna potensial, pengguna pertama kali dan pengguna regular dari suatu produk. Pengguna potensial dan pengguna regular mungkin memerlukan imbauan pemasaran yang berbeda.
3. Tingkat Pemakaian
Pasar dapat juga disegmentasikan menjadi kelompok pengguna ringan, menengah dan berat. Jumlah pengguna berat sering kali hanya persentase kecil dari seluruh pasar, tetapi menghasilkan persentase yang tinggi dari total pembelian. Pengguna produk dibagi menjadi dua bagian sama banyak, sebagian pengguna ringan dan sebagian lagi pengguna berat menurut tingkat pembelian dari produk spesifik.
4. Status Loyalitas

Sebuah pasar dapat juga disegmentasikan berdasarkan loyalitas konsumen. Konsumen dapat loyal terhadap merek, toko dan perusahaan. Pembeli dapat dibagi menjadi beberapa kelompok menurut tingkat loyalitas mereka. Beberapa konsumen benar-benar loyal, mereka selalu membeli satu macam merek. Kelompok lain agak loyal,mereka loyal pada dua merek atau lebih dari satu produk atau menyukai satu merek tetapi kadang-kadang membeli merek lain. Pembeli lain tidak menunjukkan loyalitas pada merek apapun. Mereka mungkin ingin sesuatu yang baru setiap kali atau mereka membeli apapun yang diobral.
 Segmentasi pasar merupakan langkah pertama dalam strategi pemasaran tiga tahap. Strategi pemasaran tiga tahap yaitu:
  1. Membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang homogen.
  2. Memilih satu segmen atau lebih yang dijadikan target. Pemasar harus mengambil keputusan atas dasar bauran pemasaran yang khusus yaitu produk, harga, saluran, dan/atau daya tarik promosi khusus untuk setiap segmen yang berbeda.
  3. Menentukan product positioning (posisi produk) sehingga dirasakan oleh para konsumen di setiap segmen yang dibidik sebagai produk yang memberikan kepuasan lebih baik daripada berbagai penawaran bersaing lainnya.

Segmentasi pasar banyak digunakan oleh para pelaku bisnis, diantaranya:
  • Para pemasar, karena strategi segmentasi pasar menguntungkan kedua belah pihak di pasar, para pemasar barabg-barang konsumen menjadi bergairah untuk melaksanakannya.
  • Para pengecer, contohnya The Gap membidik berbagai segmen umur, pendapatan, dan gaya hidup di berbagai toko eceran yang berbeda.
  • Hotel-hotel, membagi pasar mereka dan menargetkan jaringan hotel yang berbeda ke segmen pasar yang berbeda.
  • Perusahaan manufaktur industry, membagi pasar-pasar mereka, seperti yang dilakukan organisasi nirlaba dan media.
  • Badan-badan amal, seperti Palang Merah memfokuskan usaha-usaha pengumpulan dana pada “para penyumbang besar”.
  • Beberapa Pusat Seni Drama, Musik, dan Seni Tari, membagi para pelanggan atas dasar pencarian manfaat dan telah berhasil meningkatkan pengunjung melalui daya tarik promosi khusus.
Bagaimana segmentasi pasar beroperasi?
Studi segmentasi pasar direncanakan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan berbagai kelompok spesifik, sehingga barang dan jasa khusus dapat dikembangkan dan ditingkatkan untuk memuaskan kebutuhan setiap kelompok.
Studi segmentasi juga digunakan untuk menuntun perancangan ulang atau pengaturan ulang posisi produk tertentu atau penambahan segmen baru. Riset segmentasi digunakan oleh para pemasar , berbagai stasiun TV dan radio sampai surat kabar dan majalah untuk:
  1. Menutup kesenjangan produk,
  2. Mengenali media yang paling cocok untuk menempatkan iklan,
  3. Menentukan karakteristik pemirsa dan pendengar serta mengumumkan temuan-temuan untuk menarik para pemasang iklan yang mencari pendengar yang serupa.

DASAR SEGMENTASI PASAR
Dalam menyusun strategi segmentasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih dasar yang paling tepat untuk membagi pasar. Sembilan kategori utama karakteristik konsumen yang menjadi dasar untuk melakukan segmentasi adalah:

1. Segmentasi Geografis
Pada segmentasi geografis, pasar dibagi menurut tempat. Teori dalam strategi ini adalah bahwa orang yang tinggal di daerah yang sama memiliki kebutuhan dan keinginan yang serupa, dan bahwa kebutuhan dan keinginan ini berbeda dari kebutuhan dan keinginan orang-orang yang tinggal di daerah-daerah lain. Sebagai contoh, penjualan produk makanan tertentu dan/atau bermacam-macam makanan lebih baik di satu daerah daripada di berbagai daerah lain. Misalnya, nasi gudeg penjualan paling baik di Yogyakarta, sate ayam penjualan paling baik di Madura, buah apel penjualan paling baik di Malang, dll.
Segmentasi geografis merupakan strategi yang berguna bagi banyak pelaku pemasaran. Menemukan berbagai perbedaan berdasarkan geografis relative mudah untuk berbagai produk. Di samping itu, segmen-segmen geografis dapat dicapai dengan mudah melalui media local, yang mencakup surat kabar, TV, radio, dan majalah.

2. Segmentasi Demografis
Karakteristik demografis yang paling sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain:
  • Usia,
  • Gender (jenis kelamin),
  • Status perkawinan,
  • Pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan, dsb.
Demografis membantu menemukan pasar target atau sasaran. Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan paling mudah diperoleh untuk mengenali target. Data-data demografis lebih mudah diukur daripada berbagai variabel segmentasi lain. Berbagai variabel denografis mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat berbagai peluang bisnis, seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.

3. Segmentasi Psikologis
Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Strategi segmentasi konsumen sering didasarkan pada berbagai variabel psikologis khusus. Misalnya, para konsumen dapat dibagi menurut motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan, dan sikap.

4. Segmentasi Psikografis
Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup. Profil psikografis salah satu segmen konsumen dapat dianggap sebagai gabungan berbagai kegiatan (activities), minat (interests), dan pendapat (opinions) (AIO) konsumen yang dapat diukur. Dalam bentuk yang paling umum, studi psikografis AIO menggunakan serangkaian pernyataan (daftar pernyataan psikografis) yang dirancang untuk mengenali berbagai aspek yang relevan mengenai kepribadian, motif membeli, minat, sikap, kepercayaan, dan nilai-nilai konsumen.

5. Segmentasi Sosial Budaya
Berbagai variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) yaitu variabel sosial budaya menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar. Sebagai contoh, berbagai pasar konsumen telah berhasil dibagi lagi menjadi berbagai segmen berdasarkan tahap dalam siklus kehidupan keluarga, kelas sosial, nilai-nilai budaya inti, keanggotaan subbudaya, dan keanggotaan lintas budaya.

6. Segmentasi Terkait Pemakaian
Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakaian merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek. Segmentasi tingkat pemakaian membedakan antara pemakai berat, pemakai menengah, pemakai ringan, dan bukan pemakai produk, jasa, atau merek khusus.

7. Segmentasi Situasi Pemakaian
Para pemasar memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli atau dikonsumsi para konsumen.

8. Segmentasi Manfaat
Berubahnya gaya hidup memainkan peran utama dalam menentukan manfaat produk yang penting bagi konsumen, dan memberikan peluang bagi pemasar untuk memperkenalkan produk dan jasa baru. Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.

9. Segmentasi Gabungan
Tiga pendekatan segmentasi gabungan (hybrid segmentation approach) adalah:
  • Profil Psikografis-Demografis
Profil psikografis dan demografis merupakan pendekatan yang saling melengkapi yang akan memberikan hasil maksimal jika digunakan bersama.
  • Segmentasi Geodemografis
Jenis segmentasi gabungan ini didasarkan pada pendapat bahwa orang yang hidup dekat dengan satu sama lain mungkin mempunyai keuangan, selera, pilihan, gaya hidup, dan kebiasaan konsumsi yang sama.
  • VALS 2
System VALS secara lebih tegas memfokuskan pada usaha menjelaskan perilaku membeli konsumen.

KRITERIA UNTUK MEMBIDIK SEGMEN PASAR SECARA EFEKTIF
Untuk menjadi target yang efektif, maka segmen pasar tertentu haruslah:
  1. Dapat diidentifikasi,
  2. Mencukupi (dari sudut ukuran),
  3. Stabil atau bertumbuh,
  4. Dapat dimasuki (dapat dijangkau) dari sudut media maupun biaya.

MELAKSANAKAN STRATEGI SEGMENTASI
Strategi Pemasaran yang Berbeda (Differential Marketing) adalah menentukan target beberapa segmen dengan menggunakan bauran pemasaran individual.
Strategi Pemasaran Terpusat (Concentrated Marketing) adalah menentukan target hanya satu segmen dengan satu bauran pemasaran unik.
Kontrasegmentasi adalah usaha untuk mengetahui kebutuhan yang lebih umum dan karakteristik konsumen yang akan diterapkan kepada anggota dua segmen atau lebih, dan menggabungkan kembali segmen-segmen itu ke dalam satu segmen yang lebih luas.

Menentukan target pasar menjadi bagian pokok dalam strategi pemasaran bisnis. Ada beberapa perusahaan yang ingin menjangkau konsumen dari semua kalangan, namun ada pula beberapa perusahaan yang sengaja memisahkan konsumen sesuai dengan target pasar produknya.  Dengan target pasar yang jelas, akan mempermudah perusahaan untuk menentukan produk yang sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Dapat diartikan pula bahwa target pasar merupakan pasar yang memiliki konsumen dengan daya beli yang cukup potensial.

Dalam dunia pemasaran terdapat tiga strategi penetapan target pasar yang sering dilakukan para pelaku bisnis, strategi tersebut antara lain sebagai berikut :
1. Strategi pemasaran tanpa pembeda ( undifferentiated marketing )
Ada beberapa perusahaan yang melihat pasar secara keseluruhan tanpa membedakan target pasar tertentu. Perusahaan yang menggunakan strategi pemasaran ini, hanya menawarkan satu macam produk dan mencakup seluruh pasar. Tanpa membedakan target pasar, perusahaan bertujuan untuk menanamkan image kuat produknya kepada para konsumen.
Pemasaran tanpa membedakan target pasar dipilih para pelaku bisnis, karena strategi ini biayanya lebih kecil dibandingkan pemasaran dengan membedakan target pasar. Pemasaran tanpa membedakan target pasar lebih  mengandalkan produksi, distribusi dan strategi promosi secara massal, sehingga bisa menghemat biaya.
Namun disamping kelebihannya, strategi pemasaran tersebut juga memiliki kekurangan. Kebanyakan pelaku bisnis yang tidak membedakan konsumen, maka akan memilih target pasar yang paling luas untuk menawarkan produknya. Jika banyak pelaku bisnis yang memilih cara tersebut, maka persaingan bisnis pun semakin ketat.
2. Strategi pemasaran dengan pembeda ( differentiated marketing )
Pemasaran yang kedua dengan membedakan target pasar sesuai kebutuhan konsumen. Berbagai variasi kebutuhan yang dibutuhkan para konsumen, menjadi faktor pendorong pelaku bisnis membedakan target pasar mereka. Jika pemasaran tanpa pembeda hanya memproduksi satu macam produk, pemasaran dengan pembeda memproduksi berbagai macam produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat para konsumen.
Pembedaan produk bisa dilihat berdasarkan letak geografis konsumen, style atau gaya hidup, umur , jenis kelamin, tingkat pendapatan, bahkan bisa juga dibedakan berdasarkan tingkat pendidikan para konsumen . Upaya pembedaan target pasar ini bertujuan agar loyalitas konsumen terhadap suatu produk lebih kuat, karena perusahaan menawarkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Pembedaan target pasar dapat dicontohkan dari produk mie instan, mereka mengembangkan usahanya dengan membedakan varian rasa produk berdasarkan selera para konsumen.
Jika dibandingkan dengan pemasaran tanpa pembeda, strategi pemasaran dengan pembeda membutuhkan biaya yang lebih besar. Karena dibutuhkan biaya untuk riset produk baru, proses produksinya yang lebih besar, serta peningkatan biaya untuk riset pasar. Meskipun demikian, pemasaran dengan pembeda lebih disenangi para pelaku usaha. Sebab dengan pemasaran pembeda, produk mereka memiliki daya tarik yang lebih kuat dibandingkan produk yang dipasarkan para pesaing.
3. Strategi pemasaran terkonsentrasi ( concentrated marketing )
Berbeda dengan strategi pemasaran yang membedakan konsumen sesuai dengan kebutuhan, pemasaran terkonsentrasi hanya fokus memasarkan produknya kepada satu atau beberapa kelompok pembeli saja.  Sehingga pemasaran produk hanya ditujukan kepada kelompok pembeli yang paling berpotensi. Seperti produk Tropicana Slim, gula rendah kalori dan bebas gula ini lebih fokus kepada para konsumen yang ingin menjaga kesehatannya terutama bagi para penderita diabetes.
Dengan fokus pada kelompok tertentu, perusahaan yang menggunakan strategi pemasaran ini berusaha menawarkan produk yang terbaik bagi target pasar mereka. Sehingga spesifikasi image produk yang ditawarkan dapat tertanam pada konsumen yang menjadi sasaran pasarnya. Selain itu pemasaran terkonsentrasi juga lebih menghemat biaya, baik biaya produksi, biaya distribusi maupun biaya promosi. Sebab semuanya hanya fokus pada satu atau dua kelompok konsumen saja.
Tetapi ada juga kelemahan dari pemasaran konsentrasi, bahkan resikonya lebih besar dari pemasaran tanpa pembeda maupun pemasaran dengan pembeda. Bila target pasar yang menjadi fokus pemasaran tiba – tiba beralih ke perusahaan pesaing dengan fokus yang sama, maka Anda akan kehilangan satu – satunya ladang konsumen yang Anda miliki. Besarnya resiko yang ada, membuat pemilik perusahaan lebih memilih memasarkan produknya ke beberapa target pasar.
Bagi Anda yang ingin mencoba peluang usaha baru, sebaiknya tentukan terlebih dahulu target pasar yang ingin Anda jangkau. Semakin jelas target pasar Anda, semakin mudah pula Anda menentukan strategi pengembangan usaha tersebut. Semoga bermanfaat dan salam sukses.


 Sabtu, 13 September 2014 21:35 wib
JAKARTA - Batik, semua tentu orang tentu tidak asing dengan kain satu ini. Dari tua hingga anak-anak memakainya. Namun, lain dulu lain sekarang, batik beberapa tahun lalu hanya digunakan dalam acara-acara tertentu saja, dan yang menggunakannya pun hanya orang-orang tua.

Seiring dengan berjalannya waktu, serta maraknya klaim dari negara lain tentang batik, maka pemerintah menggalakkan penggunaan batik menjadi pakaian wajib perkantoran, sehingga baju batik saat ini menjadi pakaian yang bisa dilihat dalam keseharian.

Melihat peluang yang ada, kini para pelaku bisnis mulai mencari inovasi atau ide gagasan baru lainnya untuk melestarikan kain batik. Bosan dengan kain batik yang hanya dijadikan baju ataupun tas, kini kain batik digunakan untuk membuat aksesoris lainnya. 

Berawal dari hobinya mengumpulkan batik, Maharsi Anindyajati atau disapa Nina akhirnya memilih untuk membuka butik meskipun saat itu hanya kain batik saja yang dijualnya, namun melihat peluang, kain batik tersebut akhirnya dibuat menjadi tas dan sepatu.

Kecintaannya terhadap kain Indonesia, membuat wanita yang berprofesi sebagai pengajar dan psikolog ini membuka butik yang bernama Raiya Butik. Butiknya tersebut menjual kain, sepatu, tas, hingga aksesoris. Salah seorang marketing Raiya Butik, yakni Sarah menceritakan proses penjualan kain batik hingga berinovasi menjadi aksesoris.

"Awalnya 2010, kita hanya menjual kain batik, lalu customer kita ada yang minta dibuatkan sepasang dari mulai baju, tas, sepatu, dan sandal. Dari situ akhirnya kita menerima custom," ungkap Sarah.

Semenjak kain batik dianggap menjadi salah satu tren, maka masyarakat berbondong-bondong menggunakannya. Peluang ini tentu saja dilihat juga oleh para pebisnis lainnya yang menggunakan tren batik ini untuk membuka bisnis.

Seolah tak kehabisan ide, pada 2014 dirinya mengembangkan sisa kain batik untuk dijadikan tali jam tangan, tempat HP, tempat make up, tas kecil, dan lain-lainl. Inovasi tersebut dilakukan selain memanfaatkan bahan sisa, juga untuk menghadapi persaingan.

"Awalnya 2014, karena sayang daripada kebuang, lebih baik kita manfaatkan saja sisa kain batiknya. Itu juga awalnya saat pameran," katanya.

Untuk harga jual tas batiknya, dipatok dari Rp375 ribu hingga jutaan. Harga tas tergantung dari bahan dan tingkat kesulitan dalam pembuatan tas.

"Tergantung kombinasi tasnya, kalau batik tulis dan kombinasi kulit bisa lebih mahal. Kalau sepatu harga yang dibanderol bisa Rp275 ribu hingga. Rp450 ribu," jelasnya.

Proses pembuatan tas, bisa hingga dua minggu, untuk satu kain batik, bisa digunakan untuk dua hingga tiga tas. Untuk model, pihaknya menerima custom dari pelanggannya.

"Kita bisa kalatog, jadi bisa pesan sesuai keinginan, kadang kita jual paket, seperti tas dan sepatu dengan kisaran Rp500 ribu hingga Rp1 jutaan," sambung dia.

Untuk pemasaran, hingga saat ini memang masih banyak di dalam negeri. Namun, tak jarang ada satu hingga lima yang melakukan pemesanan ke Singapura, Amerika, Malaysia, dan Hongaria. (rzk)

PENGERTIAN MARKETING MIX

 

Pengertian marketing Mix yang akan saya bahas dalam artikel ini berdasarkan apa yang saya pahami di bangku kulyah dalam pelajaran manajemen pemasaran, kita terkadang sering mendengar, sering membaca dan bahkan pempelajarinya namun karena manusia tempatnyasalah dan lupa akhirnya apa yang telah terjadi kerap sekali dilupakan atau terlupakan tanpa sengaja karena sibuk dengan hal lain, itulah sebabnya saya tulis artikel ini bertujuan untuk membantu yang membutuhkannya untuk kembali mengingat apa itu pengertian marketing Mix.
Pengertian marketing Mix Secara bahasa adalah Bauran Pemasaran, sedangkan menurut istilah marketing Mix adalah strategi pemasaran yang di laksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang di lakukan secara bersamaan dalam menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing Mix itu sendiri.
Pengertian Marketing Mix menurut pakar marketing dunia yaitu Kotler dan Amstrong pada tahun 1997 berbunyi :
Marketing mix as the set of controllable marketing variables that the firm bleads to produce the response it wants in the target market
Bahasa indonesianya kurang lebih : ” Marketing Mix adalah sekumpulan variable – variabel pemasaran yang dapat dikendalikan, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran
Marketing Mix sendiri didalamnya terdapat beberapa elemen marketing kalau jaman dahulu dikenal dengan unsur 4P , namun seiring berkembangnya jaman makin modern kini ada yang mengatakan marketing mix ada 7P artinya ada penambahan Tiga strategi lagi. bukan perkara salah atau benar dari kedua pendapat di atas tapi yang namanya strategi menurut saya kita bebas menambahkan selama apa yang ditambahkan bisa menjadikan strategi pemasaran yang kita lakukan semakin hebat.
Apa saja unsur – unsur marketing Mix baik 4P atau 7P tersebut, berikut disebutkan :
  1. Produk
  2. Price
  3. Promotion
  4. Place
  5. Partisipant/ People
  6. Proses
  7. Physical Evidence
Marketing Mix Product :
Produk sendiri terbagi dua yaitu produk nyata bisadilihat dan produk tidak nyata atau jasa hanyabisa di rasakan tapi tidak bisa di lihat. Dalam hal produk perlu di perhatikan kualitas, layanan, dll karena konsumen ketika membeli bukan hanya sekedar ingin tapi juga membutuhkan dan harus kita perhatikan kepuasan konsumen terhadap produk yang kita tawarkan.
Marketing Mix Price :
Strategi dalam menentukan harga yang kita tawarkan kepada konsumen , karena harga juga penentu apakah konsumen mau membeli produk kita atau tidak.
Marketing Mix Promotion / Promosi :
Merupakan strategi dalam mengkomunikasikan informasi produk atau jasa dari penjual kepada pembeli, dalamhal ini kita harus pandai – pandai menyusun strategi promosi agar produk kita bisa dikenal olehkonsumen.
Marketing Mix Place:
Sering juga di sebut saluran distribusi, yang berarti keseluruhan kegiatan atau fungsi untuk memindahkan produk disertai dengan hak pemiliknya dari produsen ke konsumen akhir atau pemakai.
Marketing Mix Partisipant or People :
Partisipant atau people yang di maksud adalah mereka yang ikut berpartisipasi dalam startegi pemasaran produk atau jasa, misal dalam usaha restoran maka yang di maksud adalah para kasir, pelayan, dan penjual sayur dll.baik yang terlibat langsung mau pun tidak.
MarketingMix Procces :
Kegiatan marketing mix yang menunjukan bagaimana proses pelayanan yang di berikan kepada konsumen pada saat melakukan pembelian produk atau jasa yang kita tawarkan.
Marketing Mix Physical Evidence / Lingkungan Fisik :
merupakan Lingkungan fisik yang berkaitan dengan keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana. Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling jelas dan nampak dalam kaitannya dengan situasi pemasaran . maksud dari situasi ini adalah keadaan atau situasi dan kondisi secara geografi, lingkungan institusi, dekorasi dari ruangan, adanya suara, aroma fisik , cahaya yang terpancar , cuaca yang baik, peletakan dan layout yang nampak atau situasi lingkungan yang penting sebagai obyek stimuli hal ini di kemukakan oleh Belk 1974 dalam Assael 1992.
Demikian pembahasan pengertian marketing Mix dan sedikir penjelasan unsur – unsur marketing mix secara global, jika ada keslahan dan kekurangan saya persilahkan anda memberikan komentar di bawah artikel ini untuk membenarkan yang salah atau menambahkan yang kurang tentang pengertian marketing Mix ini . salam sukses.

JAKARTA - Saat ini kehadiran minimarket sangat menjamur. Bahkan tidak jarang posisi minimarket satu dengan lainnya sangat berdekatan. Sebut saja minimarket berlabel Alfa Mart, Alfa Midi, Indomaret, dan Seven Eleven, dengan mudah ditemukan di pinggir jalan Ibu Kota. Uniknya, kendati berdekatan minimarket tersebut tetap saja ramai. 

Kehadiran minimarket secara tidak langsung mengudang tanya, berapa modal yang dibutuhkan untuk membuka sebuah gerainya? Berapakah cuan yang didapat setiap bulannya?

Pegiat bisnis retail sudah semakin tersebar di wilayah Ibu Kota. Namun belum banyak masyarakat yang tahu bagaimana cara memiliki usaha retail, misalnya Alfamart.

Syarat utama ketika ingin masuk dalam bisnis ini adalah insvestor menyiapkan sendiri lokasi yang akan dibangun toko Alfamart.

"Prinsipnya investor harus punya lokasi, nanti dari Alfamart yang akan survey," ungkap Franchise Bisnis Development Manager Alfamart Andriansyah saat ditemui di pameran Franchise & License Expo Indonesia ke-12, di JCC, Sabtu (13/9/2014).

Kemudian pihaknya akan meninjau lokasi tersebut untuk dilihat potensi dan pemenuhan syarat untuk dijadikan sebuah toko. Jika disetujui, investor akan diberikan proposal yang berisikan gambaran prospek keuangan ketika toko tersebut mulai dijalankan.

Sementara ?untuk nilai investasi sendiri, Alfamart mematok di angka Rp400 juta.

?"Nilai investasi itu sudah termasuk Franchise Fee, peralatan gerai dan AC, cash register dan sistemnya, shop sign and single pole, instalasi listrik, promosi dan persiapan pembukaan gerai serta perizinan," kata Andri.

Ketika bisnis sudah berjalan, investor akan menerima keuntungan sekira tiga sampai empat persen.

"Keuntungan nanti kita transfer tiga hingga empat persen. Pada prinsipnya bisnis minimarket ini untungnya tidak terlalu besar namun mampu bertahan lama,"ungkap Andri.

Mengenai pencarian pegawai, Andri menyebutkan yang melakukannya adalah pihak Alfamart. Bila investor memiliki kandidat pegawai akan diterima namun harus melalui seleksi pihak Alfamart.

"Rekruitment pegawai dari kita Nanti kita training satu minggu in class dan sekitar enam bulan di toko. Tapi kalau dari investor bisa mengajukan sendiri namun tetap yang kita training. Hak dan kewajiban pegawai mengikuti aturan kita, Intinya investor hanya berinvestasi dan menerima untung. Untuk manajemennya kita yang urus," tukas dia.
(rzk)

ASUS Zenbook UX301LA-C4067H Ultrabook - Blue

  • Merek : ASUS
  • Item No : SKU00614660
Intel Core i7-4500U, 8GB DDR3, 512GB SSD, WiFi, Bluetooth, VGA Intel HD Graphics 4400, Camera, 13.3" FHD, Touchscreen, Win8

Rp 23,999,000

ASUS Fonepad 7 [ME372CG-1A024A] - White

  • Merek : ASUS
  • Item No : SKU01214733
Intel Atom Z2560 Dual Core 1.6 GHz, SGX544MP2 GPU, 7" IPS capacitive touchscreen, 32GB Storage, 1GB RAM, Slot SIM card, Call, SMS, Camera, Bluetooth, WiFi, Android Jelly Bean.
[Bhinneka Promo] Free - UNEED Universal Case Basic for 7" Tablet [UCUN7201] - Brown (SKU00914264)
 

 

 Rp 3,099,000

ASUS Fonepad 7 [FE170CG] - Ceramic White

 

  • Merek : ASUS
  • Item No : SKU00614738
 Intel Atom Multicore Processor Z2520 1.2 GHz, 7" WSVGA LCD Multi-Touch Panel, 8GB Storage, 1GB RAM, 16GB ASUS WebStorage, Dual Slot Micro-SIM card, Camera, Bluetooth, WiFi, GPS, A-GPS, Android 4.3 Jelly Bean+ASUS ZenUI


Rp 1,699,000




TEKS ANEKDOT
TANDA ORANG PINTAR
anak-anak tanda orang pintar apa?” guru bertanya
“rajin baca dan nulis, bu!!!” jawab anak anak
“bagus-bagus” puji guru
“rajin nyontek bu” jawab amir
“lah kok, gitu mir” tegur guru
“buktinya kita nyontek buat kapal, ahirnya kita pintar buat kapal” betulkan, bu”
“betul juga, kamu mir” jadi anak anak rajinlah nyontek” guru berkata
“asiiiik, besok ulangan kita bisa nyotek” jawab anak anak gembira.
“bukan, yang model itu” seru guru sambil megang jidat.
Seorang guru  sedang asik duduk dikelas satu. Murid bertanya.
Murid : “bu gulu ! (maklum belum bisa ucap r), kata amin satu tamba satu sebelas”
 Guru : “Min satu tamba satu dua nak”. (bu guru menjelaskan pada amin)
Amin : “nggak bu, sebelas. Ini buktinya” amin maju menulis angka 11 dipapan tulis “sebelaskan, bu ?”
Guru : “dasar anak-anak, kecil udah ngeyel gimana besarnya ?” (dalam hati)
SARANG LABA-LABA
Pada saat pak dosen memberi kuliah Sosiologi Hukum, bertanyalah ia pada mahasiswa yang bernama Elisa.
Dosen : Saudari Elisa, coba utarakan seringkas mungkin kondisi penegakan hukum di Negara kita tercinta ini…!, tanyanya;
Elisa : Bagaikan sarang laba-laba pak!!’ jawabnya tegas;
Dosen : Maksudnya…?!
Elisa : Kalau kelas nyamuk akan tertangkap dan tak dapat berkutik pak!, sedang kalau kelas kumbang, wah…, jebol pak…!!;
Dosen : Kalau kelas gagak?!
Elisa : Tak tahu pak…!!
Mahasiswa lainnya : Hahaha
Cara Keledai Membaca Buku
Alkisah, Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Timur Lenk memberi syarat, Ajari terlebih dahulu keledai itu membaca. Dua minggu setelah sekarang, datanglah kembali kemari, dan kita lihat apa yang akan terjadi.
Nasrudin berlalu, sambil menuntun keledai itu ia memikirkan apa yang akan diperbuat. Jika dapat mengajari keledai itu membaca, tentu ia akan menerima hadiah, namun jika tidak, hukuman pasti akan ditimpakan kepadanya.
Dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk ke sebuah buku besar agar Nasrudin segera mempraktekkan apa yang telah ia lakukan. Nasrudin lalu menggiring keledainya menghadap ke arah buku tersebut, dan membuka sampulnya.
Si keledai menatap buku itu. Dan ajaib!! Tak lama kemudian Si Keledai mulai membuka-buka buku itu dengan lidahnya. Terus menerus, lembar demi lembar hingga halaman terakhir. Setelah itu, si keledai menatap Nasrudin seolah berkata ia telah membaca seluruh isi bukunya. Demikianlah, kata Nasrudin, Keledaiku sudah membaca semua lembar bukunya. Timur Lenk merasa ada yang tidak beres dan mulai menginterogasi, Bagaimana caramu mengajari dia membaca ?
Nasrudin berkisah,Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halaman untuk bisa makan biji-biji itu, kalu tidak ditemukan biji gandumnya ia harus membalik halaman berikutnya. Dan itu ia lakukan terus sampai ia terlatih membalik-balik halaman buku itu.
Tapi, bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya ? tukas Timur Lenk.
Nasrudin menjawab, Memang demikianlah cara keledai membaca; hanya membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya. Jadi kalau kita juga membuka-buka buku tanpa mengerti isinya, berarti kita sebodoh keledai, bukan?kata Nashrudin dengan mimik serius. hehehe.
Pak Guru vs Siswa di Lomba Renang
” anak anak silahkan kalian berkumpul sesuai kelompok renang, sesuai dengan keahliannya masing masing” pak Guru memberi pengumuman.
semua berkumpul berkelompok
1. kelompok gaya punggung
2. kelompok gaya dada
3. kelompok gaya kupu kupu
3. kelompok gaya bebas
ada satu orang siswi yang diam saja tidak ikut serta masuk dalam kelompok.
“Ina kenapa kamu tidak masuk dalam kelompok” pak Guru bertanya.
“anu, pak saya buat kelompok sendiri aja , tapi……..” jawab Ina ragu
“tapi kenapa Ina ” tanya pak Guru
“pada nggak mau pak, soalnya nama kelompok renangnya GAYA BATU” jawab Ina
Jowoki telat masuk Kelas
Guru : Kenapa kamu terlambat masuk kelas???
Jowoki: Setahu saya pak, tidak ada kata terlambat untuk menimba ilmu
Guru : *nangis, dan gigitin meja
=======================
Pelajaran Fisika
Guru : azizah, kenapa putaran roda  belakang motor lebih cepat dari roda depan?
Azizah : Mu..u..ngkin karena u..u..ntuk mengejar ro..o..da de..epan pak.
Guru : *nelen kapur 0.o
=======================
Guru SMA Cantik dan Seksi: Majid,, tumben kamu gak bikin ribut dikelas?
Madja: Saya lagi haus bu?
Guru SMA Cantik dan Seksi : Haus?? minum dulu sana.
Majid : Saya haus akan cinta dan kasih sayangmu buguru..
*Derita jomblo karatan
Guru yang Cantik dan seksi : *pingsan
==========================
Pada suatu siang yang mendung seorang Guru bermain golf ditemani muridnya yang bertindak sebagai caddy.
Pukulan pertama meleset jauh dari sasaran
Guru : Dj@nc*k ^&%$%#@, meleset !!!
Murid : Pak Guru, tidak baik marah-marah begitu
Guru : Sudah diam kamu !
Mendung semakin gelap, namun mereka tetap melanjutkan permainan.
Pukulan kedua kembali meleset
Guru : Dj@nc*k ^R%^$#@!(*!, meleset lagi !!!
Murid : Pak Guru, jangan marah-marah terus, orang sabar disayang Tuhan
Guru : Ah banyak bicara kamu anak kecil, ayo kita lanjut lagi !
Sementara awan mendung semakin tebal bergulung-gulun g dan hujan mulai turun rintik-rintik.
Pukulan ketiga, tetap meleset
Guru : Dj@n…..
Belum selesai Pak Guru memaki tiba-tiba PETIR menyambar si MURID sampai hangus di tempat.
Lalu terdengarlah suara dari langit :
Dj@nc*k *&$@#*((!)*(@, meleset !!!

Contoh Anekdot pendidikan lucu lainnya

Absen Kelas
Singkat cerita di suatu kelas 2 sebuah SD negeri di jakarta, sang Ibu guru cantik sedang melakukan absensi di kelas…
Bu Guru Cantik: “Yana Yulio Ada?”
Yana: “Hadir Bu guru!”
Bu Guru Cantik: “Martin Manurung!”
Martin: “Ada iBu!”
Bu Guru Cantik: “Joko Widodo?”
Joko: “Siap, Bu!”
Bu Guru Cantik: “Tini Surtini M?”
Tini: “Hadir Ibu guruku yang cantik :D”
Bu Guru Cantik: “Tini, kamu kesini maju kedepan…”
Tini: “Ada apa ya Bu Guru? Ada yang salah?”
Bu Guru Cantik: “Ibu Guru sebenarnya kurang suka sama nama kamu ini. Kalo Namanya sudah Tini, mbok ya nggak usah pakau Surtini lagi, Kan aneh… Bilang ke ibumu ya!?”
Tini: “baik bu!”
Bu Guru Cantik: “Eh bentar2 Tini, ngomong2 kalau yang M itu kepanjangannya apa ya? Kok ga dilengkapi?”
Tini: “Martini, Bu!”
Bu Guru Cantik: &$#^$*^@*#$*!(&**@##@
Ini ada satu lagi anecdote yang entah lucu atau ngaco, silakan anda baca sendiri dan silakan komentar anekdotnya lucu apa ndak:
CURHAT DONKKK…..
Tadi malem gw abis berantem sama cewek gw yang masih sma.
Trus dia pulang sambil ngambek.
Karena kefikiran, langsung aja gw telfon.
pertama telfon sih masuk….tapi gak diangkat…
Gw coba telfon lagi..
Masuk tapi gk diangkat…
Gw telfon ketiga kali….
Masuk…tapi tetap gak diangkat…
Gw udah nyoba sampe 15 kali tapi tetap gk
diangkat. Gw mulai takut campur khawatir…
Gw takut kalo dia benar benar marah..dan gw
juga khawatir kalo dia knapa knapa dijalan.
Gw hampir nyerah…
Kemudian gw kirim sms sama dia…
“Sayang…kamu masih marah ya? Aku minta
maaf ya…”
Eh…gak dibalas.
Gw kirim sms kedua.
“Sayang….kalo kamu marah ngomong
dong..jangan diam aja…”
Tetap gak dibalas..padahal semua sms terkirim.
Gw coba lagi…
“Oke..kalo kamu marah, aku ngerti…tapi tolong
jangam diam aja. Aku benar benar khawatir
sama kamu… sms gak dibalas, telfon juga gak
diangkat… kamu knapa sih???”
Sms terkirim tapi gak dibalas balas juga.
Gw nyerah…
Gw kirim sms terakhir..
“Oke..kalo emang itu mau kamu, TERSERAH.
Aku capek kamu diemin terus. Aku cuma mau
bilang sama kamu.. HP kamu ketinggalan di
rumah aku. Tadi ada yg nelfon berkali kali .
Aku takut itu telefon penting”
Sms terkirim.
Nah,,gw mau tanya..kira kira tindakan gw
salah gak sih???

Bonus: Anekdot Lucu Tentang wanita

DASAR WANITA BIKIN LAKI2……
Wanita : “Bajunya bagus yah?”
Pria : “Beli.”
Wanita : “Tapi mahal.”
Pria : “Demi istri.”
Wanita : “Lagi banyak keperluan bulan ini.”
Pria : “Ya udah ga usah.”
Wanita : “Ok, mau deh…”
Pria : “???”
Wanita : “Aku bagus gak pake ini?”
Pria : “Bagus.”
Wanita : “Tapi kayaknya aku keliatan gemuk kalau pake ini…”
Pria : “Ya udah pake yang lain.”
Wanita : “Tuh kaan… AKU GEMUK!”
Pria : “???”
Pria : “baju barunya bikin kamu makin cantik..”
Wanita : “Ooo… Jadi kalau pakai baju lain aku jelek?”
Pria : *kejangkejang*
Pria : “Aku anter ya…”
Wanita : “Ga usah, aku bisa sendiri.”
Pria : “Ya deh!”
Wanita : “Kamu tega aku pulang sendirian?”
Pria : *gigit sepatu*
Pria : “Maafin aku ya… Kamu gapapa kan?”
Wanita : “Aku gapapa…”
Pria : “Oke, good!”
Wanita : “KAMU GA SENSITIF!” Pria : *mimisan*
Wanita : “Aku dong, beli sepatu ini 150rb, murah ya?”
Pria : “Di toko sana 145rb.”
Wanita : “APAAA…!?!?!”
Pria : *selisih goceng doang*
Wanita : “Jangan hubungi aku lagi!”
Pria : “Kenapa?”
Wanita : “Males sama kamu!”
Pria : “Iya.”
*esoknya*
Wanita : “Kamu kebangetan ya, bukannya baikin aku, malah ngilang!”
Pria : “???!!!???”
Wanita : “Cantik mana aku sama dia?”
Pria : “Kamu.”
Wanita : “Bohong!”
Pria : “Ya udah, cantik dia.”
Wanita : “Kamu jahat! Kita putus!”
Pria : *cry*
Pria : “Tasnya 500rb.”
Wanita : “Mahal, ga usah.”
Pria : “Kalau yg ini 1,2jt disc 50%”
Wanita : “Wow! harus dibeli ni, jarang-jarang ada diskon 50%”
Pria : *ehem*
Wanita : “Baju merah / hitam?”
Pria : “Yang merah OK.”
Wanita : “Hitam juga bagus kan?”
Pria : “Iya sih.”
*ujung-ujungnya pake yang krem*
Wanita : “BBM-an yuk.”
Pria : “Lagi kerja.”
Wanita : “Kamu jahat!”
Pria : “Ok ok, ada apa?”
Wanita : “Bentar-bentar. .. ada PING!”
Pria : *ngelusdada*
Pria : “Mau makan apa?”
Wanita : “Terserah.”
Pria : “Ayam?”
Wanita : “Berminyak.”
Pria : “Ikan?”
Wanita : “Nggak ah, amis.”
Pria : “Trus makan apa?”
Wanita : “Terserah!”
Pria : *stroke*
Wanita : “Eh dia cantik yah?”
Pria : “Iya, cantik.”
Wanita : “Cantik mana sama aku?”
Pria : … (trauma)
Wanita : “CANTIK MANAAA…!!” P
Pria : “Cantikan kamu, lah.”
Wanita : “Bohong!”
Pria : “Tobat..tobat!!”
Pelayan McD Stress Kena Batunya
Seorang pelayan Mc.D sedang stres berat karena pacarnya cuek,ga sayang, ga perhatian & jrg sekali menemuinya
Penelpon: ” Hallo Mekdi ??
Mc.D: ” iyaa..
Penelpon: ” ada ayam ??
Mc.D: ” kenapa selalu Ayam Ayam dan Ayam,,?? Kenapa kamu tak pernah ingin tau kedaanku ??
Penelpon: ” huft Stres lu !!
Penelpon: ” Hallo Mekdi ??
Mc.D: ” iyaaa..
Penelpon: ” 24jam ??
Mc.D: ” aku selalu ada untukmu 24jam tapi kenapa kamu selalu aja cuek ??
Penelpon: ” hah makin kumat ne orang !!
Penelpon: ” hallo Mekdi,, tlg jgn main2, gue laper tlg anter Ayam sama nasi kerumah gue..
Mc.D: ” kamu selalu seperti itu, kalo ada maumu kamu suruh aku dateng kerumahmu, tapi ketika aku yg butuh kamu tak pernah ada waktu..
Penelpon: ” Hallo Mekdi.. Kalo kamu masih main2 saya laporin kamu kemaneger kamu !!
Mc.D: ” maaf maaf.. Mau pesen apa ??
Penelpon: ” hanya satu pesen saya buatmu,, carilah pria lain, tinggalkan saja pria bego itu.. Hahahaha
Mc.D: ” arrrrrrrghhh
 Bonus Lagi gan
Akibat type rumah 21, anak ini mengalami hal yang buruk
#Bagian 1
Ada keluarga muda, baru punya satu anak berumur 5 tahun bernama Ipung;
Mereka tinggal di perumahan type 21.
Karena rumah type 21 hanya ada 1 kamar tidur, praktis mereka : bapak, ibu, dan anak tidur
dalam satu kamar dan satu tempat tidur..
Sebenarnya tidak ada masalah, hanya setiap kali bapak sama ibu mau “bobo2 an” mesti kucing-kucingan,
nungguin Ipung tidur dulu.
Untuk memastikan apakah si Ipung udah tidur apa belum mereka mengetest dengan cara memanggil Ipung,
kalau Ipung menyahut berarti belum tidur, kalau Ipung diam berarti udah tidur, berarti aman untuk beraksi.
Suatu malam seperti biasa mereka lagi mood untuk beraksi, terlihat si Ipung sudah terlelap.
Maka sang bapak mencoba ngetes memanggil.
BAPAK : ” Ipung ?!!! ”
IPUNG : ” Ya, pak ? ”
Wah, ternyata Ipung belum tidur. Mereka terpaksa menunggu.
Setengah jam kemudian, gantian si Ibu mencoba ngetes lagi.
IBU : ” Ipung ?!!! ”
IPUNG : ” Yaa, buuu ? ”
BAPAK : ” Gila, belum tidur juga! (gerutu si bapak dalam hati saking jengkelnya )
Terpaksa mereka menunggu lagi. Setengah jam ditest lagi,ternyata Ipung masih belum tidur juga.
Berkali-kali begitu terus.Akhirnya bapak-ibu kehabisan kesabaran, Ipung betul-betul dibangunin dan
dimarahin habis-habisan. Ipung menangis dan bingung soalnya kan nggak tahu masalahnya apa.
Paginya di sekolah Ipung mengadu kepada ibu guru bahwa semalaman dimarahin habis-habisan oleh
orang tuanya Ibu guru bertanya kejadiannya, Ipung kemudian menjelaskan semuanya,
Ibu guru rupanya menangkappermasalah nya apa, maka kemudian dia menasehati Ipung,
“Ipung, kalau sudah malam di atas jam 10.00 Ipung harustidur, dan kalau bapak/ibu memanggil Ipung
tidak usah menyahut, pura-pura saja nggak mendengar” begitu ibu guru menasehati Ipung.
Malamnya Ipung mengikuti nasehat ibu guru.Beberapa kali Ipung dipanggil nggak menyahut,
padahal Ipung sebenarnya mendengar karena memang belum tidur. Tapi karena takut dimarahi lagi,
maka Ipung diam saja.Bapak-ibu sepakat bahwa Ipung sudah tidur.
Mereka juga sepakat untuk memulai permainan lalu mereka mematikan lampu.
Ipung sebenarnya ketakutan karena gelap, tapi dia juga takut dimarahi maka dia diam saja.
Permainan pun makin berjalan seru. Heboh….. Menggairahkan.
Sampai Ipung juga keheranan krn tempat tidur terus bergoyang semakin keras dan cepat, tapi dia tetap
diam saja.Sampai akhirnya mereka sudah mau mencapai puncak permainan.
BAPAK : ” Aduuuh,buu.. .. aku mau keluar !!!” (kata si bapak sambil gemeteran)
IBU : ” Paaak, aaaku juga mau keluaaarrrrr ” (kata Si Ibu nggak mo’kalah)
IPUNG : ” Ipung ikuuuuuut!!! ! ” (Ipung langsung teriak ketakutan)
Lanjut ke #Bagian 2
Ipung lagi…….. …..
Cerita ini masih berkaitan dengan si Ipung yang takut ditinggal keluar.
Pada suatu hari ketika Ipung sedang mendapat pelajaran bahasa indonesia,
oleh gurunya seluruh murid
diminta untuk membuat kalimat dengan menggunakan kata lampu dan kata
sarung.
Ketika sampai giliran si Ipung, dengan tenang Ipung membaca pekerjaannya
:
“Bapak menjilat lampu dan Ibu menghisap sarung”
Tentu saja sang ibu guru terheran-heran dengan kalimat yang ditulis oleh
Ipung.
Usai pelajaran Ipung dipanggil oleh bu guru dan kemudian ditanya
darimana dia bisa menulis seperti itu.
Dengan menggebu-gebu Ipung bercerita: “Semalam waktu Ipung sedang tidur,
seperti biasa.
Bapak/Ibu manggil Ipung, tapi Ipung diam saja soalnya takut dimarahi.
Abis itu Bapak nyuruh ibu :
“Bu, lampunya dimatiin biar Bapak bisa jilatin”, terus Ibu nyahutin :
“Ya dech.. kalau gitu Bapak sarungnya dibuka biar Ibu bisa hisap…….
…”
GURU : ?????????
Lanjut lagi gaaan…#Bagian 3
Ipung lagi- Ipung lagi…….
Kali ini Ipung, udah masuk SD… Suatu hari, akan diadakan ujian.. namun
guru berbaik hati,
GURU : Coba kalian hapalkan dulu ya, Ibu kasih waktu 15 menit untuk
menghapal..
Semua murid membaca buku catatannya dengan serius.
Tapi Ibu guru memperhatikan hal yang cukup unik, Ipung membaca buku
catatan sambil melakukan
sesuatu yaitu meludah di tangannya dan mengeluskan tangan tsbdi
kepalanya.. terus berulang-ulang.
Akhirnya karena penasaran, ibu Guru pun bertanya,
GURU : Ipung, kamu sedang apa?
IPUNG : Menghapal, bu Guru..
GURU : Tapi kok sambil ngelus-ngelus kepala pake ludah gitu?
IPUNG : Ibu saya suka bilang sama bapak, biar gampang masuknya dikasih
ludah aja kepalanya
GURU : Ohhhh….. Ternyata Ipung masih tidur bareng ibu & bapaknya..
Maklum rumah type 21…..